Saturday, 6 November 2021

Teori Chomsky Mengenai Perkembangan Bahasa

 

Teori Chomsky

Mengenai Perkembangan Bahasa

 

Pengantar Biografis

            Pada 1949,Montessori  berusaha menyadarkan kita kalau kemampuan anak menguasai bahasa merupakan keberhasilan yang mengagumkan.Bukan pembelajaran kata-kata yang mengesankan pendidik wanita ini,melainkan ketepatan mereka menggunakan gramatika atau sintaksis sebuah sistem aturan untuk menciptakan dan memahami kalimat-kalimat yang dengan benar.Aturan-aturan gramatika ini begitu kompleks dan tertanam begitu dalam didalam bahasa-bahasa ucapan sampai orang dewasa sendiri sulit untuk menyadarinya,tapi rntah bagaimana anak sanggup menguasai tanpa mereka sadari kebanyakan dari aturan-aturan tersebut diusia enam tahun.

            Para psikologi mungkin setuju dengan pendapat Montessori ini namun untuk waktu yang cukup lama mereka dikudungi oleh ketidaktahuan tentang aturan-aturan dan struktur-struktur gramatika itu sendiri.Pada tahun 1957,Chomsky tergugah menerbitkan bukunya,Syantatic Structures,dimana dia menggambarkan sejumlah pengoperasian bahasa yang kita gunakan untuk membentuk dan mengubah kalimat.

            Noam Chomsky lahir pada 1928 di Philadelpa.Dia mempelajarai linguistik dari ayahnya seorang pemikir Yahudi yang disegani dan belajar linguistik,matematika dan filsafat di Universitas Pennsylvania.Sebenarnya dia bosan dengan kuliah-kuliah itu setelah dua tahun mengikutinya,dan bersiap-siap untuk keluar kuliah saat tiba-tiba saja bertemu dengan linguis kenaaman waktu itu,Zellig Harris.Chomsky jadi begitu terserap dengan pekerjaan Harris sehingga mendorongnya untuk mulai membuat inovasinya sendiri.Pada masa-masa inilah,Chomsky meraih  gelar sarjana muda sampai doktornya dari Pennsylvania.

            Chomsky terkenal bukan hanya karena inovasi-inovasinya didalam linguistik,namun juga aktivitas-aktivitas dan tulisan-tulisan politiknya.Dia tumbuh besar didalam apa yang disebutnya ‘komunitas Yahudi radikal’ (Lyons,1970,h.xi) dan menjadi salah satu intelektual pertama yang menentang Perang Vietnam.Dia juga menulis secara luas tentang kebijakan luar negeri Amerika dan menentang campur tangan militer AS lainnya,termasuk perang melawan Irak.Chomsky dianugerahi delapan gelar doktor kehormatan dan masih banyak lagi penghargaan lain yang bermacam-macam bentuknya dibidang-bidang studi lain.

Konsep Dasar

            Pentingnya Aturan-Aturan

            Sebelum Chomsky dikenal,kebanyakan orang percaya kepada temuan teori belajar bahasa Brown yang disebut ‘gudang penyimpanan’.Anak-anak mengimitasi orang lain dan memperoleh sejumlah besar kalimat yang mereka simpan dikepala mereka.Kemudian mereka menyusun penyusunan kalimat yang tepat saat kejadian-kejadian tertentu muncul (Brown dan Herrnstein,1975,h.444).

            Chomsky sebaliknya,membuktikan kalau pandangan ini tidak tepat.Manusia tidak hanya belajar sejumlah kalimat,karena secara rutin kita selalu menciptakan kalimat-kalimat baru.Seperti ketika menulis buku ini,saya menggunakan kata-kata yang sama berulang-ulang namun saya menciptakan sebuah kalimat baru setiap kali menurut kebutuhan.Dan hal ini terjadi karena kita memiliki aturan-aturan internal yang memampukan kita membuat kalimt sesuai menggunakan kalimat-kalimat yang sudah pernah didengar dan dilihat,bahasa kita mestinya sangat terbatas.Karena kita memiliki sistem aturan tertentu sebuah gramatika maka kita bisa menemukan dan memahami kalimat-kalimat yang tidak pernah didengar sebelumnya (Chomsky,1959,h.56).

            Cara anak yang mengagumkan untuk menguasai aturan-aturan bahasa

            Chomsky telah memusatkan penelitiannya kepada aturan-aturan untuk membuat transformasi kalimat,seperti saat kita mengubah sebuah kalimat pernyataan menjadi pertanyaan.Sebagai contoh,kita bisa mengubah kalimat pernyataan ‘Seekor anjing mengigit wanita itu’ menjadi kalimat pertanyaan ‘Apakah seekor anjing yang mengigit wanita itu?’ Chomsky menunjukan bahwa aturan-aturan untuk membuat tranformasi ini sangat bisa kompleks dan dia begitu takjub ketika anak-anak bisa menguasainya dengan menggunakannya secara rutin.

            Chomsky sendiri mengamati anak hanya secara tidak langsung.Namun kita bisa mengilustrasikan kemampuan linguistik anak ini dengan beberapa temuan Roger Brown (1973) yang sangat berinspirasikan oleh Chomsky.Secara diam-diam,Brown merekam disebuah kaset ucapan spontan anak-anak selama beberapa tahun dan menemukan diantara hal-hal yang lainya,bagaimana mereka membuat transformasi kalimat dengan apa yang disebut question tag (kata tanya pembantu yang dibubuhkan pada kalimat pertanyaan).Tags adalah pertanyaan kecil diakhiri kalimat pertanyaan (Brown dan Herrnstein,1957,h.471).

            Pada kasus apapun,perkembangan questions tag ini selalu merujuk kepada penjelasan Chomsky:Anak-anak menguasai aturan-aturan dan prosedur-prosedur linguistik yang kompleks dengan waktu yang sangat singkat.Mereka tampaknya menguasai sebagain besar seluk-beluk gramatika pada usia enam bulan atau lebih,dan sisanya pada masa remaja.Bukan berarti mereka menyadari keberadaan aturan-aturan gramatika,bahkan Chomsky sendiri masih harus berusaha membuat eksplit.Namun mereka berhasil menguasai pengetahuan ini pada tingkatan intuitif.Mereka belajar dengan cepat aturan-aturan bahasa sendiri dan jika dibutuhkan,bahasa kedua juga.Sudah menjadi pemandangan umum kata Chomsky,bahwa anak-anak kecil dari orangtua imigran bisa mempelajari bahasa kedua dijalanan,dari anak-anak lain dengan kecepatan yang menakjubkan,sehingga anak baru akan berbicara dengan bahasa setempat semahir anak-anak lokal (1959,h.42).

            Chomsky mengakui kalau ucapan setiap orang,termasuk orang dewasa,mengandung kesalahan,selip kata,awal yang keliru dan fregmen-fragmen yang terputus.Kekeliruan ini disebabkan oleh banyak faktor seperti kecerobohan,kecemasan,dan tumpang tindih memori.Namun kekurangan-kekurangan didalam performa ini sangat dipengaruhi oleh kompetensi yang mendasarinya,yang bisa terungkap paling baik lewat kemampuan membedakan kalimat yang buruk pembentukannya dan yang baik pembentukannya (Chomsky,1962,h.531).

            Hipotesis Bawaan (innate hypothesis)

            Chomsky mengatakan kalau pencapaian linguistik anak-anak pada umumnya terlalu besar untuk bisa dijelaskan jika kita beranggapan hal itu yang diajarkan oleh lingkungan.Pengetahuan mereka berkembang jauh melebihi pengalaman mereka.Kita hanya bisa menyimpulkan,kata Chomsky,bahwa anak-anak tidak membangun gramatika dari bukti-bukti yang mereka dengar melainkan dari rancangan batin sebuah program genetik (1972,h.171;1980,h.232-234).

            Chomsky suka membandingkan perkembangan gramatika dengan pertumbuhan organ-organ fisik,seperti jantung atau alat-alat pengelihatan embrionik.Jika struktur-struktur yang muncul terlalu rumit untuk bisa dijelaskan hanya lewat masukan lingkungan.Lingkungan memang vital,namun dia hanya mendukung atau mengaktifkan pola-pola yang secara instrinsik sudah ditentukan.Dengan cara yang sama sederhananya,lingkungan linguistik utamanya memacu pengkonstruksian sistem-sistem gramatika yang polanya sudah ditentukan oleh cetak biru manusia (1980,h.33).

            Namun ada pertanyaan yang kemudian muncul.Jadi bagaimana cara kerja proses pembelajaran bahasa bawaan seperti ini?ketika bahasa tidak seperti organ fisik dan bahasa yang dipelajari anak bergantung kepada budaya tempatnya dibesarkan.

            Usulan Chomsky yang terbaru adalah (1986,h.145-150),ketika anak menguasai sebuah gramatika mereka dituntun oleh pengetahuan bawaan mengenai gramatika universal.Secara otomatis mereka tahu bentuk umum bahasa yang harus diambil.Namun gramatika universal ini memiliki celah didalamnya,membiarkan parameter tertentu terbuka.Sebagai contoh,salah satu prinsip universal gramatika adalah semua kalimat mestinya mengandung satu topik,namun beberapa bahasa mengizinkan pembicara untuk rutin membiarkan topik ini implisit yaitu ketika pembicara tidak harus menyuaraknnya.Dalam bahasa Italia kita hanya mengatakan ‘Pergi’ diaman dalam bahasa Inggris orang harus mengatakan ‘Dia pergi’ (Hyams,1986).Kalau begitu,anak-anak memerlukan informasi dari lingkungan untuk menyiapkan parameter ini,menentukan aturan-aturan mana yang sedang diikuti bahasa mereka.Kemampuan  anak belajar bahasa kalau begitu,Chomsky mempostulasikan merupakan sesuatu yang sepesifik bagi spesies (ditemukan hanya pada manusia) dan menjadi kemampuan istimewa didalam pikiran manusia.Artinya,sebuah kemampuan yang tidak bisa disamakan begitu saja dengan belajar sains,music dan seterusnya,kamampuan ini sudah memiliki rancangan genetiknya sendiri.

Related Posts:

0 comments:

Post a Comment