Guru
Guru
adalah pelaku utama yang merencanakan, mengarahkan, dan melaksanakan kegiatan
pembelajaran yang terdapat dalam upaya memberikan sejumlah ilmu pengetahuan
kepada peserta didik di sekolah. Seorang guru haruslah memiliki kemampuan dalam
mengajar, membimbing dan membina peserta didiknya dalam kegiatan pembelajaran (Nata, 2009: 23).
Berdasarkan
keputusan Menpan No. 26/ MENPAN/ 1989, Tanggal 2 Mei 1989 dijelaskan, bahwa
guru terlibat langsung dalam proses pendidikan. Oleh karena itu guru memegang
peranan yang sangat menentukan bagi tujuan pendidikan. Guru haruslah
meningkatkan kemampuan profesinya agar dapat melaksanakan tugas dengan baik.
Pada kenyataan di lapangan, banyak dijumpai masalah berikut:
a. Penampilan
(performance) guru di depan kelas dalam KBM belum memuaskan, padahal
kualifikasi keguruannya beragam.
b. Kemajuan dan perkembangan
ilmu pengetahuan dan tekhnologi (IPTEK) mulai menuntut adanya penyesuaian dari
guru untuk mengembangkan pendidikan di sekolah (Trianto, 2009: 249-250)
Peserta Didik
Peserta didik adalah setiap orang yang
menerima pengaruh dari seseorang atau sekelompok orang yang menjalankan
kegiatan pendidikan. Anak didik adalah unsur manusiawi yang sangat penting
dalam kegiatan interaksi edukatif. Di jadikan sebagai pokok persoalan dalam
semua gerak kegiatan pendidikan dan pengajaran. Sebagai pokok persoalan, anak
didik memiliki kedudukan yang menempati posisi yang menetukan dalam sebuah
interaksi. Guru tidak mempunyai arti apa-apa tanpa kehadiran anak didik sebagai
subjek pembinaan. Jadi, anak didik adalah kunci yang mentukan terjadiya
interaksi edukatif (Syaifu, 2014: 52)
Memahami keberagaman peserta didik
memberikan dampak yang begitu besar pada keunikan bahan ajar dan system
pembelajaran yang dikembangkan dan diimplementasikan. Oleh Karen itu,
menganalisis karakteristik umum peserta didik adalah langkah starategis dalam
mendesain pembelajaran yang dapat mengakomodasi kebutuhan masing-masing peserta
didik( yaumi, 2017: 59)
0 comments:
Post a Comment