Musik adalah bentuk suatu hasil karya seni dalam bentuk lagu atau komposisi musik yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur musik yaitu irama, melodi,harmoni, bentuk, struktur lagu, dan ekspresi sebagai salah satu kesatuan, hal tersebut merupakan penjelasan dari (Hamrin, dkk 2018). Sedangkan (Arifkan, 2018) fungsi itu adalah peranan. Fungsi musik bagi manusia mempunyai fungsi psikologis (kejiwaan), Sosiologis yang dapat membantu atau sebagai perantara dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk keagaamaan, iringan tari, kebudayaan. Bahwa fungsi musik terbagi menjadi dua yaitu fungsi primer dan fungsi sekunder. Fungsi primer sebagai sarana upacara, hiburan , dan tontonan.
Fungsi sekunder sebagai pengikat solidaritas, dan sebagai
meditasi. Musik berperan sebagai alat pemersatu, jika dalam satu kelompok
memainkan musik secara bersama-sama, secara tidak langsung musik tersebut
menjadi alat 17 pemersatu baik sesama pemain dan penikmat musik. Pada penyajian
musik khususnya musik tradisional terdapat fungsi yang menuntun
terselenggaranya penyajian atau pertunjukkan musik. (Sujarno, 2014), mengatakan
pada dasarnya seni pertunjukan tradisional secara umum mempunyai empat fungsi
yaitu :
- Fungsi ritual
Pada mulanya musik tradisional
tumbuh karena adanya ritual atau kebiasaan adat setempat seperti upacara adat,
atau upacara keagamaan sebagai ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atau
yang diagungkan.
- Fungsi Pendidikan
Sebagai fungsi pendidikan dimana
suatu pertunjukan membawa pesan kepada penonton dan juga pemain musik. Pada
umumnya pesan-pesan itu bersifat baik yang sampaikan dalam bentuk nyanyian,
tarian, atau bahkan aloginya. Fungsi pendidikan sebagai penonton dapat lebih
mengenal mengenai musik tradisional dan mengenal akan budaya sendiri, sebagai
pemain fungsi pendidikan muncul dari keinginan untuk melestarikan musik
tradisional.
- Media Penerangan Sebagai
Kitik Sosial
Biasanya pada suatu penyajian atau pertunjukan
sangat efektif untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan atau pesan kritik
sosial. Dimana pesan tersebut bisa disampaikan dalam bentuk dialog, nyanyian
dan gerak. Biasanya menceritakan tentang masalah yang sedang berlangsung.
- Fungsi Hiburan
Pada umumnya penonton atau
penikmat seni datang melihat untuk mengapresiasi suatu penyajian seni baik itu
seni tari, musik, maupun drama untuk mencari hiburan. Pada seni pertunjukan
tradisional sebagai sarana hiburan, biasanya tersebut begitu lepas dan tidak
dikaitkan dengan pelaksanaan atau tata cara ritual. (Fuadah dkk, 2018), yang
menyatakan fungsi pendidikan musik bagi kehidupan anak adalah untuk menolong 18
mereka mencapai kesuksesan dalam bersosialisasi dan kehidupannya. Hal tersebut
dapat diraih salah satunya dengan bermain ansambel. Bermain musik secara
ansambel memiliki banyak manfaat seperti memunculkan sikap tanggung jawab,
bekerja sama dan harmonis antar peserta didik
Serta juga menurut (Subiyanto, 2017: 8) Fungsi musik
tradisional, bagi masyarakat Indonesia secara umum ada tiga fungsi musik
tradisional seperti:
- Sarana Upacara Adat Budaya
(Ritual)
Upacara-upacara adat Indonesia
selalu melibatkan musik tradisi. Apabila kedudukan musik merupakan bagian pokok
atau bahkan inti upacara adat maka disebut musik tradisi. Oleh karena itu,
kehadiran musik tradisi dalam upacara adat ini bersifat mutlak.
- Pengiring tarian
Musik tradisional juga digunakan
masyarakat mengiringi tarian-tarian khas daerahnya. Kebanyakan tarian khas
daerah Indonesia hanya cocok jika di iringi musik daerahnya sendiri. Antara
tarian dan musik pengiringnya memiliki keselarasan yang khas. Iringan musik
yang sesuai menjadikan tarian tampil lebih hidup seperti cita rasa yang
dimaksudkan.
- Sarana Hiburan
Hiburan yang bersifat invidu akan
menyegarkan kembali keletihan mental orang yang bersangkutan. Orang bisa duduk
sendirian menghibur diri dengan bermain suling. Ia bebas menyanyikan lagu
kesukaannya dengan alat musik yang dikuasai.
0 comments:
Post a Comment